25 Februari 2009

Pakai template klasik atau baru

ya, semenjak XML di kembangkan, maka sudah banyak para blogger maupun pengembang kode ini untuk mengaplikannya sebagai pengganti dari kode html. Lalu para pengembang template blogger juga sudah banyak yang membuat dengan dasar kode XML ini. Kalau kita lihat sepintas atau blog yang sudah jadi sepertinya nggak ada bedanya antara HTML dan XML. Setelah saya coba menggunakan template yang berbasis xml ini, ada beberapa perbedaan mendasar dari template html.

Nah, disini saya akan coba menguraikan tentang penggunaan template yang berbasis XML tersebut sepanjang yang saya tahu. Antara lain sebagai berikut :

  1. Untuk mengganti template dari klasik ke template XML harus melalui upload file , jadi tidak usah sistem copy paste seperti menggunakan template klasik
  2. Format warna, atau elemen-elemen / fitur-fitur blogger masih tetap ada. Jadi nggakperlu ditambahkan pada edit HTML
  3. Pengaturan tata letak komponen juga sangat mudah dilakukan karena tidak melalui edit HTML, tapi langsung ke Tata Letak dari fasilitas blogger

Nah, bagi kamu-kamu yang belum merasakan kemudahan menggunakan new blogger template atau template baru blogger yang berbasis XML, segera coba menggunakannya. Karena menurut saya memang lebih mudah menangani blog yang menggunakan XML. Tap ya, pilihan terserah anda semua. Karena setelah ditampilkan nantinya orang juga gak peduli blognya mau pakai template yang mana.








Baca selengkapnya

24 Februari 2009

Kenapa harus mengeluh

Sebuah kata sederhana yang mungkin jarang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, tetapi seringkali kita praktekkan langsung baik secara sadar maupun tidak sadar. Beberapa waktu lalu saya berkumpul dengan teman-teman lama saya. Seperti biasanya kami membicarakan mengenai pekerjaan, pasangan hidup, masa lalu, dan berbagai macam hal lainnya.
Setelah pulang saya baru tersadar, bahwa kami satu sama lain saling berlomba untuk memamerkan keluhan kami masing-masing seolah-olah siapa yang paling banyak mengeluh dialah yang paling hebat.


“Bos gue kelewatan masa udah jam 6 gue masih disuruh lembur, sekalian aja suruh gue nginep di kantor!”
“Kerjaan gue ditambahin melulu tiap hari, padahal itu kan bukan “job-des” gue”
“Anak buah gue memang bego, disuruh apa-apa salah melulu”.
Kita semua melakukan hal tersebut setiap saat tanpa menyadarinya. Tahukah Anda semakin sering kita mengeluh, maka semakin sering pula kita mengalami hal tersebut.

Sebagai contohnya, salah satu teman baik saya selalu mengeluh mengenai pekerjaan dia. Sudah beberapa kali dia pindah kerja dan setiap kali dia bekerja di tempat yang baru, dia selalu mengeluhkan mengenai atasan atau rekan-rekan sekerjanya. Sebelum dia pindah ke pekerjaan berikutnya dia selalu ribut dengan atasan atau rekan sekerjanya. Seperti yang bisa kita lihat bahwa terbentuk suatu pola tertentu yang sudah dapat diprediksi, dia akan selalu pindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan berikutnya sampai dia belajar untuk tidak mengeluh.
Mengeluh adalah hal yang sangat mudah dilakukan dan bagi beberapa orang hal ini menjadi suatu kebiasaan dan parahnya lagi mengeluh menjadi suatu kebanggaan. Bila Anda memiliki dua orang teman, yang pertama selalu berpikiran positif dan yang kedua selalu mengeluh, Anda akan lebih senang berhubungan dengan yang mana? Menjadi seorang yang pengeluh mungkin bisa mendapatkan simpati dari teman kita, tetapi tidak akan membuat kita memiliki lebih banyak teman dan tidak akan menyelesaikan masalah kita, bahkan bisa membuat kita kehilangan teman-teman kita.
Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kita mengeluh? Kita mengeluh karena kita kecewa bahwa realitas yang terjadi tidak sesuai dengan harapan kita. Bagaimana kita mengatasi hal ini. Caranya sebenarnya gampang-gampang susah, kita hanya perlu bersyukur.
Saya percaya bahwa di balik semua hal yang kita keluhkan PASTI ADA hal yang dapat kita syukuri.
Sebagai ilustrasi, Anda mengeluh dengan pekerjaan Anda. Tahukah Anda berapa banyak jumlah pengangguran yang ada di Indonesia? Sekarang ini hampir 60% orang pada usia kerja produktif tidak bekerja, jadi bersyukurlah Anda masih memiliki pekerjaan dan penghasilan. Atau Anda mengeluh karena disuruh lembur atau disuruh melakukan kerja ekstra. Tahukah Anda bahwa sebenarnya atasan Anda percaya kepada kemampuan Anda? Kalau Anda tidak mampu tidak mungkin atasan Anda menyuruh Anda lembur atau memberikan pekerjaan tambahan. Bersyukurlah karena Anda telah diberikan kepercayaan oleh atasan Anda, mungkin dengan Anda lebih rajin siapa tahu Anda bisa mendapatkan promosi lebih cepat dari yang Anda harapkan.
Bersyukurlah lebih banyak dan percayalah hidup Anda akan lebih mudah dan keberuntungan senantiasa selalu bersama Anda, karena Anda dapat melihat hal-hal yang selama ini mungkin luput dari pandangan Anda karena Anda terlalu sibuk mengeluh.

Try it now:
§Bersyukurlah setiap hari setidaknya satu kali sehari. Bersyukurlah atas pekerjaan Anda, kesehatan Anda, keluarga Anda atau apapun yang dapat Anda syukuri. Ambilah waktu selama 10-30 detik saja untuk bersyukur kemudian lanjutkan kembali kegiatan Anda.
§Jangan mengeluh bila Anda menghadapi kesulitan tetapi lakukanlah hal berikut ini. Tutuplah mata Anda, tarik nafas panjang, tahan sebentar dan kemudian hembuskan pelan-pelan dari mulut Anda, buka mata Anda, tersenyumlah dan pikirkanlah bahwa suatu saat nanti Anda akan bersyukur atas semua yang terjadi pada saat ini.
§Biasakan diri untuk tidak ikut-ikutan mengeluh bila Anda sedang bersama teman-teman yang sedang mengeluh dan beri tanggapan yang positif atau tidak sama sekali. Selalu berpikir positif dan lihatlah perubahan dalam hidup Anda.
§”Semakin banyak Anda bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Anda miliki, maka semakin banyak hal yang akan Anda miliki untuk disyukuri.”

Sumber : dari DS
Baca selengkapnya

Ular berkaki empat

RENGAT - Warga Kota Rengat, Indragiri Hulu, Provinsi Riau, dihebohkan penemuan ular aneh. Ular berwarna hitam tersebut memiliki empat kaki. Adalah Bujang, pemuda berusia 26 tahun, yang memelihara binatang langka tersebut.



Bujang yang sehari-hari bekerja sebagai loper koran itu menyimpan ular aneh tersebut dalam botol air mineral. Panjang ular itu sekitar 15 sentimeter.

Secara kasatmata, ular tersebut terlihat memiliki empat kaki. ”Mungkin ini masih anaknya, tapi saya juga nggak tahu nama binatang ini,” ucap Bujang yang saat itu didampingi rekannya, Berto.

Dia menuturkan bahwa ular tersebut diperolehnya dari seorang warga di Desa Rantau Mapesai, Rengat Seberang, Kecamatan Rengat, Minggu pagi lalu (15/2). Warga tersebut menuturkan, ular berkaki empat itu ditemukan di selokan kecil depan rumahnya.

Karena tidak mengetahui jenis binatang itu dan kebingungan memeliharanya, warga tersebut memberikannya kepada Bujang. ”Saya sendiri juga tidak tahu, tapi belum lama ini saya pernah baca di koran, binatang seperti ini pernah ditemukan di Kalimantan dan tergolong langka,” ujarnya.

Ular berkaki empat milik Bujang itu mirip salamander, vertebrata yang hidup di dua alam (amfibi) yang tergolong dalam kelas amfibi yang berekor dan berkaki (caudata/urodela). Ahmad Muhammad, dosen biologi fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam (FMIPA), menduga binatang itu masuk jenis kadal. Hewan tersebut memang sangat langka. ”Setahu saya, ini yang pertama ditemukan masyarakat di Riau, tapi mungkin juga di Sumatera. Namun, saya tidak tahu pasti. Kalau di Kalimantan saya pernah dengar,” ungkap alumnus Universitas Gajah Mada itu.

Sumber : jawapos
Baca selengkapnya

Wah… Facebook makin populer

Setelah Facebook masuk ke negeri kita dalam bahasa Indonesia, tak dinyanan perkembangannya begitu pesat.Sebenarnya udah lama aku tahu tentang adanya facebook, tapi waktu itu masih dalam bahasa inggris dan masih terkenal di Amerika. Jadinya ya, aku males juga mau daftar dan Friendster sudah terkenal di kawasan Asia terutama di Indonesia yang menempati urutan tertinggi waktu itu.

Nah, sekarang Facebook udah masuk ke Indonesia. Dalam waktu singkat setelah di umumkan peluncurannya dalam bahasa Indonesia, bagai sebuah virus yang langsung membius para netter. Tidak peduli sebagai pelajar, mahasiwa , orang kantoran, bahkan teknokrat maupun siapa pun latar belakangnya segera bergabung dan membuat account di FB. Mungkin masuknya FB ke Indonesia sudah dirancang sedemikian rupa sehingga ketemu waktu yang tepat, yaitu sebentar lagi kita akan melaksanakan pesta demokrasi pemilu 2009. Alhasil, mungkin ini yang dibidik oleh Tim FB, walaupun mungkin bukan itu satu-satunya, karena penggemar FB bisa siapa saja.

Dilihat via alexa beberapa hari yang lalu, ternyata Facebook sudah diatas Frendster dalam region Indonesia. Hal ini membuktikan begitu cepatnya FB populer.
























Akankah.. Facebook bisa bertahan dan tetap exis di Indonesia menyaingi Friendster yagn sudah lebih dulu terkenal? Hanya wak tu yang bisa membuktikan. Yang jelas para penghuni Friendster juga sudah mulai daftar juga di Facebook, walaupun mereka tidak meninggalkannya. Contohnya aku sendiri, gak luput daftar di Facebook karena penasaran juga nih, gimana sih rasanya kok di negara asalnya sana bisa menjadi situs jejaring sosial nomor satu bahkan Presiden Barack Obama pun kampanye pakai makhluk yang satu ini.














Baca selengkapnya